30 Tahun Melayani Negeri

Milestone Pasifik Satelit Nusantara

Sejarah Singkat PSN

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) adalah perusahaan telekomunikasi swasta berbasis-satelit yang pertama di Indonesia.

PSN berdiri pada tahun 1991 dengan ide yang sederhana tetapi inovatif yang dicetus oleh dua orang pakar satelit yaitu Bapak Adi Rahman Adiwoso dan Bapak Iskandar Alisjahbana.

Mereka memahami bahwa satelit memiliki usia operasional yang ditentukan oleh perusahaan pembuat satelit, namun saat satelit digantikan dengan satelit baru, satelit lama masih memiliki sisa bahan bakar yang dapat digunakan guna memperpanjang masa/operasional satelit bila satelit dioperasikan dengan cara inklinasi orbit. Ide ini berhasil dilaksanakan pada satelit Palapa B1 yang sudah selesai masa kerjanya.

PSN juga telah bekerjasama dengan dua mitra dari Filipina dan Thailand dalam membentuk suatu perusahaan yang memberikan layanan telepon bergerak berbasis-satelit di Asia-Pasifik.

Dunia telekomunikasi telah mengalami perubahan-perubahaan drastis dan PSN tidak pernah berhenti berinovasi, memperbaharui dan membuka jalan bagi industri ini-dari aspek teknis dan aspek bisnis- untuk mempertahankan posisinya sebagai pemain terbaik di bisnis satelit.

Menggunakan teknologi VSAT, PSN telah menjadi salah satu penyedia internet berbasis satelit di Indonesia.

Di tahun 2017, PSN telah meluncurkan produk baru yang berupa internet broadband berkecepatan tinggi melalui satelit dengan harga terjangkau yang mampu menjangkau daerah-daerah di seluruh penjuru Indonesia yang tidak tercover oleh jaringan terrestrial, dengan harapan internet dapat dinikmati di manapun di negeri ini.

Tak hanya itu, PSN terus menelurkan cara-cara baru dalam melayani klien-klien yang telah ada dan juga calon-calon pelangan baru, dengan mengenal kebutuhan mereka sekarang dan di masa depan. PSN akan selalu “memperluas batas”.

Milestone PSN

Pencapaian PSN hingga saat ini

1991

PSN Berdiri

Perusahaan didirikan sebagai perusahan telekomunikasi berbasis satelit pertama di Indonesia. Bisnis utama pada saat itu adalah penyewaan kapasitas transponder satelit kepada perusahaan penyiaran dan telekomunikasi.

1992

Memperpanjang Satelit B-1

Perusahaan membeli dan memperpanjang masa satelit Palapa B-1 dari PT Telkom yang telah melampaui masa pakainya, dan menggunakannya untuk layanan satelit orbit inklinasi non-Intelsat komersial pertama di Asia.

1995

Mendirikan ACeS

PSN menandatangani perjanjian pembelian system satelit yang akhirnya menjadi sistem Aces (Asia Cellular Satellite), yaitu layanan suara dan data berbasis-satelit melalui terminal genggam yang pertama di Asia. Didirikan melalui kerjasama antara PSN dan dua perusahaan telekomunikasi terkemuka dari Thailand dan Filipina.

1996

Palapa C

Bersama Satelindo, PSN membeli satelit Palapa C1 dan Palapa C2. Satelit Palapa C1 sukses diluncurkan dari Cape Canaveral, AS, dan satelit Palapa C2 diluncurkan dari Kouru, Guyana Perancis. PSN memiliki 12 transponder extended C-band dari tiap satelit.

1996

Terdaftar di NASDAQ

PSN menjadi perusahaan Indonesia pertama yang terdaftar di bursa saham NASDAQ.

1996

Xpress Connection - M@A

PSN memulai layanan Xpress Connection, yang disertai dengan terminal C-band VSAT terkecil dengan antena berukuran 1,2 meter-sangat ekonomis. PSN memperkenalkan sistem Multi Media Asia, yang didesain sebagai sistem integrated GMPCS dengan kemampuan telekomunikasi berbasis satelit narrow band.

1997

Aquila II

PSN mengakuisisi dua lagi transponder C-band transponders pada satelit Aquila II oleh Mabuhay Philippines Satellite Corp.

1998

Private Line Xpress Connection

PSN memperkenalkan layanan Private Line, suatu layanan berbasis WAN yang merupakan perluasan Xpress Connection™ kepada pasar korporasi. Layanan ini menawarkan solusi hemat untuk komunikasi antara kantor pusat dengan kantor-kantor terpencil yang tidak terjangkau jaringan tetap.

2000

Meluncurkan SatelitGaruda-1

Anak perusahaan PSN, Asia Cellular Satellite (ACeS), meluncurkan satelit Garuda 1 L-band sebagai bagian dari jaringan telepon selular berbasis satelit di wilayah Asia Tenggara. PSN juga mendapatkan izin Pemerintah menjadi perusahaan penyedia Internet Service Provider (ISP) untuk koneksi yang mencakup seluruh Indonesia.

2001

BYRU

PSN meluncurkan layanan BYRU (layanan ponsel satelit) berbasis satelit Garuda-1.

2002

PASTI

PSN meluncurkan layanan PASTI (layanan telepon satelit tetap).

2003

VPN - NAP

PSN mendapatkan hak untuk menyediakan layanan satelit Virtual Closed Network ke seluruh Indonesia melalui akses berkabel maupun nirkabel. PSN menerima izin untuk menjadi penyedia layanan Internet NAP (Network Access Provider).

2003

USO 3000 desa

PSN melaksanakan tahap awal dari program pemerintah Universal Service Obligation (USO) program di sekitar 3000 desa di penjuru Indonesia.

2005

Celullar Backhaul

Memfokuskan kembali upaya Perusahaan untuk melayani operator telepon GSM terrestrial dengen menyediakan layanan Cellular Backhaul terutama di daerah yang jarang penduduknya.

2005

GWAVE

Meluncurkan GWAVE (modem satelit broadband untuk transfer data kecepatan tinggi, konferensi video, dan pengumpulan berita) serta BYRU OTOSAT (yaitu layanan BYRU untuk penggunaan di kendaraan).

2005

InaTEWS

Membangun sistem Peringatan Dini Tsunami di Aceh INA TEWS

2008

Celullar Backhaul Expansion

Mengakuisisi proyek layanan Cellular Backhaul sebesar 155 Mbps dan ekspansi untuk melayani kawasan Indonesia Timur.

2011

VSAT for Corporate

Semakin mengembangkan bisnis VSAT ke pelanggan korporasi, terutama kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD).

2013

Restrukturisasi Finansial

Menyelesaikan restrukturisasi pinjaman sindikasi yang sangat meringankan beban keuangan PSN dan memberikan ruang kesempatan untuk pertumbuhan di masa depan. Bisnis VSAT terus tumbuh pesat di sektor perbankan dan pemerintahan dengan terpasangnya sekitar 1000 terminal baru.

2014

Pengembangan Nusantara Satu

Menerima suntikan modal sebesar USD32 juta dan komitmen pinjaman sebesar USD30 juta untuk pengembangan satelit PSN VI/Nusantara Satu.

2015

PSN VR

Bekerjasama dengan Indosat untuk penempatan satelit PSN VR pada slot orbit 146° BT dan meluncurkan penyewaan transponder dan layanan internet dengan penggunakan satelit tersebut. Mulai masuk ke pasar aplikasi berbasis satelit, berfokus pada pemantauan.

2016

Memperkuat Posisi VSAT Broadband

Memperkuat posisi di pasar VSAT Broadband dengan melipatgandakan jumlah lokasi Proyek USO dan investasi baru untuk layanan broadband internet. Perbaikan siginifikan pada necara Perusahaan dan menghilangkan defisiensi modal. Melakukan persiapan teknis, pemasaran dan keuangan untuk peluncuran satelit baru PSN VI (Nusantara Satu).

2017

UBIQU

Meluncurkan layanan internet satelit broadband UBIQU berbasis Ku-band dengan perangkat yang lebih kecil dan teknologi terbaru dengan kecepatan yang lebih baik. Dengan tagline “Internet dari Langit” UBIQU siap memberikan layanan internet satelit broadband ke seluruh wilayah di Indonesia yang terkendala akses internet yang belum memadai.

2019

Meluncurkan Nusantara Satu

PSN sukses meluncurkan satelit Nusantara Satu, dari Cape Canaveral, Amerika Serikat. Satelit buatan Space System Loral (SSL) ini merupakan satelit broadband pertama Indonesia yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar untuk memberikan layanan akses broadband ke seluruh wilayah Indonesia.

2020

Meluncurkan Nusatara Dua

PSN bersama Indosat meluncurkan Satelit Nusantara Dua dari China, satelit buatan China Great Wall Industry Corp. ini rencananya akan melengkapi satelit Nusantara Satu dan sebagai pengganti satelit Palapa D yang akan habis masa waktunya, Namun karena anomali dalam peluncuran, satelit ini gagal mencapai orbit.